Cara melatih Anjing Tiarap

Melatih anjing untuk lebih menurut sama majikan memang bukanlah perkara gampang. Tetapi jika dikerjakan dengan penuh kesabaran dan kasih sayang akan lebih mudah dan cepat. Pada kesempatan kali ini akan dibagikan cara melatih anjing agar bisa tiarap atau down atau flat. Tips ini diadopsi dari pelatihan anjing yang ada di Jakarta yang memiliki metode efektif dalam melatihnya.

Sebelum memulai memulai teknik pelatihan cara mengajari anjing tiarap ini sebaiknya kita harus paham tipe dari anjing yang akan kita latih. Hal ini akan semakin lebih mudah dalam melatihnya karena pada masing-masing tipe anjing tersebut juga berbeda dalam cara mengajarinya. Coba lihat tipe anjing berikut ini.
Cara mengajari anjing tiarap

Tipe Anjing yang Akan Dilatih
Tipe anjing yang pertama memiliki temperamen yang baik dan selalu aktif. Ciri-ciri anjing dengan tipe ini adalah ketika kita melemparkan bola ke suatu tempat maka anjing tersebut akan berlari mengikuti bola tersebut, kadang bisa langsung digigit atau hanya diendus lalu ditinggalkan. Untuk tipe anjing ini memang agar merepotkan karena susah dalam berkonsentrasi saat dilatih. Perlu adanya teguran atau koreksi agar lebih menurut dan berkonsentrasi.

Tipe yang kedua lebih bertemperamen baik tetapi tidak terlalu aktif. Pada tipe anjing ini ketika kita melemparkan bola terlihat gembira namun tidak datang ke bola tersebut. Pada kesehariannya juga lebih bahagia dan sering mengikuti kita. Anjing tipe ini lebih mudah dan cepat untuk diajari tiarap karena bisa lebih berkonsentrasi saat dilatih.

Tipe anjing yang ketiga memiliki sifat tidak keduanya sehingga terlihat pasif dan sering menyendiri. Pada saat menggelindingkan bola juga tidak terlalu dianggap oleh anjing tersebut. Memang untuk mengajarinya harus lebih lemah lembut dan jangan pernah memberikan koreksi atau hukuman karena akan menyebabkan trauma lebih dalam.

Dari tipe anjing tersebut kini kita bisa mengetahui karakter anjing kita masuk pada tipe yang mana. Setelah itu baru bisa melanjutkan ke tahap cara melatih anjing agar tiarap. Para pelatih juga banyak yang mengatakan lebih baik untuk melatihnya duduk dahulu sebelum tiarap agar semakin mudah dalam pemahamannya.

Cara Melatih Anjing Tiarap

Untuk tipe ke 1 dan 2 kita bisa mengajari si anjing duduk terlebih dahulu kemudian kita bisa mengatakan tiarap/flat/ down lalu menarik kaki depannya ke depan sehingga posisinya menjadi tiarap. Kita bisa mengulangi kata tersebut sambil memberikan pujian atau makanan. Pelatih juga perlu melakukan hal tersebut secara berulang karena kata baru bagi anjing memang tidak mudah untuk dimengerti.
Cara melatih anjing tiarap down flat
Cara mengajari anjing tiarap down flat
Cara melatih anjing agar tiarap dengan mudah

Lakukan cara tersebut secara berulang sambil memberikan pengertian seperti menepuk lembut punggung bagian belakang ataupun menggaruk kepalanya. Dengan begitu anjing akan lebih mudah untuk mengerti perintah tuan nya dan lebih senang dalam melakukannya. Hindari memberikan perintah secara kasar ataupun memasang muka garang. Ini akan membuat anjing menjadi takut.

Untuk tipe anjing 3 memang tidak mudah dalam melatihnya, yang perlu kita lakukan adalah mengembalikan aktivitas anjing tersebut agar lebih aktif lagi. Kita bisa mengajaknya berlari bersama atau mengajaknya berjalan-jalan. Perlu kita perhatikan juga pada faktor kesehatannya karena anjing yang pasif biasanya memiliki kekurangan pada kesehatannya.

Setelah bisa aktif kembali langsung memulainya seperti tipe anjing 1 dan 2, dalam penerapannya memang membutuhkan kesabaran karena kadang ketika sudah tiarap akan langsung berlari atau berdiri kembali. Maka dari itu perlu konsekuensi seperti mengikatnya dengan rantai atau dengan tali pengikat anjing.

Itulah beberapa hal yang bisa kita lakukan sebagai cara melatih anjing tiarap. Untuk anjing normal, pembelajaran bisa dilakukan dalam seminggu langsung bisa, tetapi untuk anjing biasa memang bisa memakan waktu yang lebih lama juga. Semoga tips diatas bisa membantu dalam melatih anjing tersebut.

Mengenal Anjing Golden Retriever

Anjing Golden Retriever merupakan anjing yang populer pada saat ini. Anjing ini tergolong anjing yang sangat cocok sebagai anjing keluarga. Selain itu, anjing ini juga banyak digunakan dalam kompetisi kepatuhan, berburu dan pelacakan, anjing pemburu burung baik di darat maupun di dalam air, pendeteksi barang terlarang, anjing pembantu bagi penyakit cacat terutama bagi orang buta serta digunakan sebagai anjing terapi. Anjing Golden Retriever ini mulai dikenal sejak diakuinya anjing ini oleh AKC pada tahun 1925. Untuk lebih mengenal anjing Golden Retriever ini, simak ulasan berikut ini.

Karakteristik Anjing Golden Retriever

Golden Retriever memiliki penampilan yang menawan dan tampak selalu ceria karena bulu matanya yang panjang serta bentuknyapun proporsional. Mereka memiliki ukuran menengah besar, memiliki tulang kepala yang luas serta moncong yang lurus. Hidungnya berwarna kecoklatan dan kehitam-hitaman, matanya berukuran sedang dan berwarna coklat kegelapan serta telinga yang pendek dan menggantung dekat pipi biasanya telinganya memiliki tinggi setara dengan letak matanya.
Golden Retriever

Ciri Fisik Anjing Golden Retriever

Untuk di bagian ekornya juga tebal dengan bulu disepanjang bagian bawah. Bulunya juga anti air yang padat, lurus atau bergelombang. Sedangkan warna bulunya adalah krem sampai kuning keemasan. Anjing ini disebut “Golden” dikarenakan bulunya yang kekuningan itu tampak berkilau seperti emas saat terkena sinar matahari.

Secara fisik bentuk tubuh anjing jenis ini dibedakan berdasarkan jenis kelamin. Dimana secara umum bentuk fisik pejantan memiliki bentuk yang lebih besar. Tinggi anjing jantan berkisar antara 56 sampai 61 cm. Pada anjing betina memiliki tinggi sekitar 51 sampai 56 cm. Sedangkan untuk berat badan Golden Retriever jantan berkisar 27 sampai 36 kg dan anjing betina memiliki berat badan sekitar 25 sampai 32 kg. Anjing ini juga mampu bertahan hidup 10 sampai dengan 12 tahun.
Mengenal anjing Golden Retriever

Sifat Anjing Golden Retriever

Anjing Golden Retriever memiliki sifat yang sangat ramah serta mudah bersosialisasi. Anjing ini sangat periang, menyenangkan, bersahabat dan cerdas. Mereka mudah untuk dilatih, lembut dengan anan-anak dengan penuh kasih sayang, memiliki sifat setia dan percaya diri. Mereka sangat menyukai waktu-waktu bersama tuannya. Anjing ini memiliki penciuman yang sangat tajam serta jarang menggongggong. Anjing ini juga suka berlari dan bermain air.

Anjing ini mudah dilatih. Mereka juga suka memberikan peringatan untuk sesuatu terutama jika ada orang asing. Keunggulan lain dari anjing ini adalah mampu dijadikan sebagai anjing penggembala, anjing penyelamat hingga anjing pelayan. Bahkan ,banyak pakar pendidikan yang menyatakan bahwa anjing Golden Retriever ini sangat baik untuk membebaskan anak dari penjara elektronik, bermain game dan sifat soliter atau menyendiri, hal ini diarenakan sifat lembut dan kasih sayang terhadaop anak kecil. Anjing ini juga menjadi top breed dunia peranjingan untuk saat ini karena sifatnya yang ramah serta sebagai anjing keluarga.
Ciri-ciri sifat karakter anjing golden retriever

Perawatan Anjing Golden Retriever

Anjing ini memiliki bulu yang halus serta memiliki panjang bulu dengan panjang yang sedang dan tidak terlalu panjang sehingga cukup mudah untuk kita melakukan penyisiran pada bulu anjing ini. kita juga dapat menggunakan sikat dengan bulu sikat yang mampu memfokuskan pada bagian bawah bulu yang padat. Mandikan anjing ini hanya saat dibutuhkan, oleh karenanya sebaiknya kita menggunakan dry shampoo secara teratur pada anjing retriever.

Anjing Retriever ini sedikit rentan terhadap penyakit dan juga mudah gemuk. Untuk itu kita perlu memperhatikan jumlah makanan yang diberikan. Jangan lupa untuk mengajaknya berolahraga. Kita juga perlu melakukan vaksinasi kepada anjing ini dengan tujuan menjaga daya tahan tubuh serta kestabilan dalam kesehatannya. Vaksinasi dapat kita dapatkan dengan pergi ke dokter hewan sekaligus memeriksakan kondisi anjing kita secara teratur.

Tempat tinggal yang cocok untuk anjing Golden Retriever adalah halaman indoor. Akan tetapi anjing jenis ini lebih menyukai jika berada di halaman yang sedang dan luas, sehingga mereka dapat bergerak dengan nyaman. Kita juga dapat membuatkan kandang khusus untuk anjing ini, namun jika kita memilih untuk mengkandangkan anjing retriever, kita juga harus mengimbangi dengan sesekali mengajaknya keluar untuk bermain. Hal ini dikarenakan berada dikandang yang terlalu lama dapat mempengaruhi psikologis anjing Retriever ini terutama rentan terhadap stres.

Demikian informasi mengenai anjing Golden Retriever. Semoga bermanfaat bagi kita yang ingin memelihara anjing jenis ini serta memahami beberapa ciri serta cara memelihara anjing ini.

Mengenal Anjing Doberman

Keunikan Anjing Doberman

Memiliki bulu yang didominasi warna hitam serta bentuk tubuh tegap dan kaki-kaki kokoh, anjing Doberman selalu menjadi pilihan bagi orang-orang yang menginginkan hewan peliharaan yang bisa menjaga rumah. Anjing jenis ini memang terkenal karena ‘kegalakannya’ dan sifatnya yang selalu waspada. Uniknya, meskipun terlihat sangat garang dan siap menggigit orang yang mencurigakan, anjing bertubuh langsing ini justru bisa menjadi teman main anak-anak. Anjing Doberman seolah bisa mengetahui perbedaan usia manusia. Mereka bisa sangat akrab dengan anak kecil dan tidak punya niatan mengganggu anak-anak.

Tidak seperti jenis yang lain, ras anjing Doberman memiliki sejarah yang terbilang sedikit berbeda. Anjing Doberman ternyata ‘buatan’ manusia pada abad ke-19. Pada abad itu, di Apolda, Jerman, seorang lelaki bernama Karl Frederic Louis Dobermann memiliki pekerjaan yang sedikit membahayakan. Pekerjaannya sebagai penagih pajak membuatnya sering mendapat musuh. Dia pun memutuskan untuk membawa seekor anjing untuk menjaga keselamatannya. Pak Dobermann ini memiliki sebuah penangkaran ajing dan dia pun mulai membiakkan anjing-anjing agar bisa mendapatkan ajing yang kuat. Dia mengawinkan ras anjing yang satu dengan yang lain, hingga akhirnya ‘menciptakan’ jenis Doberman. Nama anjing berwarna hitam dan coklat ini pun diambil dari nama keluarga Pak Dobermann.

Anjing Dobermann
anjing Doberman

Sebagai anjing hasil perkawinan silang ratusan tahun yang lalu, nenek moyang anjing Doberman masih sering menjadi pertanyaan. Karena anjing ini adalah anjing kelahiran Jerman, banyak teori yang menganggap nenek moyang Dobermann adalah german shepherd, pinscher, Rottweiler, terrier, greyhound, dan beauceron. Semua jenis anjing itu memang memiliki sifat tangkas, pemberani, dan cerdik, jadi tidak mengherankan kalau spesies anjing Doberman pun mewarisi sifat-sifat tersebut.

Dari awal, tujuan mengembangbiakkan anjing Doberman memang untuk menjaga pemiliknya. Jadi, hingga kini pun anjing berjenis Doberman selalu menjadi pilihan banyak orang jika ingin mendapatkan sifat anjing penjaga yang kuat. Anjing ini memiliki tubuh kekar serta enerjik. Jika memelihara anjing Doberman, sebaiknya ajaklah si anjing berjalan-jalan atau lari pagi keluar rumah. Anjing Doberman butuh olahraga secara teratur agar terhindar dari berbagai penyakit. Beberapa penyakit turunan yang kerap menjangkiti anjing Doberman adalah gangguan darah, obesitas, cacat jantung, dan masalah kulit. Selain penyakit bawaan, anjing Doberman biasanya terserang cervical spondylitis atau terjadinya kompresi tulang belakang. Namun, dengan olahraga serta pola makan yang baik, anjing ini bisa memiliki rentang hidup hingga 13 tahun.

Keunikan karakter sifat anjing Doberman
Doberman, salah satu jenis anjing penjaga yang enerjik

Sebagai anjing yang diandalkan sebagai anjing pelacak, Doberman bisa menjadi penyayang keluarga juga lho. Ketika mereka dipelihara, mereka akan sangat jinak dan menurut pada pemiliknya. Doberman sangat suka diajak berinteraksi, jadi salah satu cara melatih mereka agar terus patuh adalah dengan selalu memperhatikan dan mengajaknya berinteraksi.

Doberman jantan tingginya bisa mencapai 72 cm sementara Doberman betina hanya 68 cm. Sebagai anjing yang memiliki karakter berani, tangkas, dan cepat, jarang ada Doberman memiliki tubuh gemuk, kecuali yang terkena obesitas. Berat badan anjing Doberman rata-rata hanya 30 hingga 45 kg. Dengan punggung yang panjang, tubuh anjing Doberman jadi terlihat seperti berbentuk bujur sangkar. Ditambah lagi, anjing Doberman memiliki moncong panjang dan gigi-gigi yang sangat tajam. Tampilan menyeramkan anjing Doberman ini bisa dijadikan penjaga rumah yang baik.

Ketika memelihara anjing Doberman, kenalkan dulu si anjing pada seluruh anggota keluarga agar anjing bisa menurut pada semua anggota keluarga. Hal ini bertujuan untuk berjaga-jaga seandainya kita sedang ada urusan dan tidak bisa pulang ke rumah. Doberman yang sudah kenal semua anggota keluarga akan menurut ketika diberi makan atau ketika dilarang keluar rumah. Jika tidak dikenalkan, Doberman mungkin saja tidak mau makan karena menganggap orang yang memberinya makan adalah orang asing.

Anjing Pomeranian – Mengenal Seluk Beluk Mini Pom

Anjing Pomeranian

Pomeranian atau yang lebih sering dikenal dengan anjing pom ataupun anjing mini pom merupakan jenis anjing yang memiliki ukuran tubuh yang sangat kecil dibandingkan dengan ras anjing lainnya. Anjing Mini Pomeranian ini berasal dari wilayah Pomerania yakni daerah sekitar Jerman dan Polandia, anjing ini dikembangkan dari keturunan Spitz kuno. Ras ini mulai populer sekitar tahun akhir 1800an oleh Ratu Victoria Inggris.

Minipom memiliki moncong pendek pada bagian mulutnya serta warna hidung yang bervariasi mengikuti warna bulunya. Perawakannya yang kecil dan pendek justru membuat nilai tambah anjing mini pom. Jenis anjing satu ini memang terlihat imut. Dengan kelebihan itu maka tak heran jika banyak pecinta anjing yang memelihara dan menyukai ras anjing pom.
Ras anjing pomeranian

Karakteristik anjing Pomeranian
Anjing Pom rata-rata memiliki tinggi tubuh 17-30 cm. Sedangkan berat badannya sekitar 1,4 sampai dengan 3,2 kg. kepala anjing Pomeranian cenderung bulat, dengan tengkorak pendek dan mata yang gelap berbentuk seperti kacang almond serta ekor yang berbulu lebat. Anjing ini juga memiliki moncong pada hidungnya sedikit pendek diikuti dengan bentuk bibirnya tidak terlalu tipis. Telinganya kecil dan berdiri dengan tegak.

Anjing pendek ini memiliki leher pendek yang ditutupi dengan bulu lebat. Ekornya yang indah serta lurus juga menjadi ciri khas dari anjing Pomeranian. Pada dasarnya anjing Pom memiliki 2 lapisan bulu. Yakni bulu lapisan dalam yang sangat lembut dan padat serta bulu lapisan luar yang panjang, lurus, agak kasar, dan mengembang sehingga terlihat sangat lebat. Bulunya sangat lebat pada bagian leher dibanding dengan bagian tubuh lainnya. Warna dari najing ini juga beragam, kebanyakan berwarna jingga, coklat, cream, hitam, merah, maupun campuran dari beberapa warna tersebut.

Sifat anjing Pomeranian
Salah satu keunggulan sifat Pomeranian yakni dikenal sebagai anjing kecil dengan kepribadian yang besar. Mereka selalu bersemangat, lucu, dan menggemaskan. Anjing ini juga bertipe mandiri dan tidak pemalu meski dengan ukuran tubuh yang kecil. Selain itu, mereka tergolong anjing yang pemberani, protektif, lincah, dan sangat loyal dengan majikannya karena anjing jenis pom mudah beradaptasi dengan lingkungannya baik secara fisik maupun secara mental. Namun, anjing ini memiliki gonggongan yang cukup keras terutama saat ada sesuatu yang dicurigainya. Karena keindahannya, jenis anjing pom juga sering digunakan unutk ajang fashion show khusus anjing dan komprtisi kepatuhan.
Karakter, sifat, kelebihan, keunggulan anjing Pomeranian

Perawatan anjing Mini Pom
Sesekali ajak anjing Pom untuk berjalan-jalan setiap hari selama 10-15 menit agar anjing tidak merasa tertekan atau stress. Jika kondisi cuaca panas dan terlalu lembab jangan ajak anjing kita keluar karena najing Pomeranian sangat sensitive terhadap suhu ekstrem. Kita juga perlu mengawasi kesehatan tubuh anjing pomeranian terutama dari tanda-tanda penyakit atau infeksi dengan meyisiri tubuh anjing mulai dari kepala ke seluruh tubuh sambil mengamati keadannya, setidaknya lakukan 2 kali dalam seminggu. Dengan begini kita akan selalu mengetahui kondisi kesehatan anjing kita. Untuk perawatan selengkapnya liat artikel cara merawat mini pom.

Makanan anjing Mini Pomeranian
Makanan yang diberikan kepada anjing Mini Pom juga perlu diperhatikan. Mereka memerlukan diet yang berbeda-beda sesuai dengan usianya. Diwaktu umur masih anak-anak masih memerlukan banyak protein sehingga kita perlu untuk memberi makanan dengan kadar protein yang cukup. Sedangkan pada usia dewasa, sangat penting untuk menjaga porsi makan yang diberikan untuk mencegah anjing ini kelebihan berat badan.

Beberapa hal yang perlu kita perhatikan adalah jika kita memberikan makanan instan kurangi memberi anjing ini makanan instan yang banyak mengandung bahan kimia. Makanan instan dapat kita dapatkan di pasaran atau di pet shop. Kita juga dapat mengganti makanan instan dengan bahan alami yakni daging segar baik daging ayam, ikan, jeroan, nasi, atau bahkan sayuran dan buah-buahan seperti brokoli, bayam, kentang manga dan lainnya. Untuk soal ransum, kita dapat memberikannya makan 2 sampai 3 kali dalam sehari.
Anjing Mini Pom

Kandang Anjing Mini Pom
Untuk tempat tinggal atau rumah anjing Pomeranian cukup mudah. Mereka dapat tinggal bersama dengan pemiliknya yakni di dalam rumah serta mereka lebih suka hidup di sekitar halaman rumah yang sejuk. Kita juga perlu melindungi anjing ini dari suhu yang terlalu ekstrem karena dapat menyebabkan anjing ini sakit. Anjing Pom juga dapat dengan mudah hidup akur dengan kucing atau hewan peliharaan yang lainnya, tentu berbeda dengan anjing lainnya yang tidak dapat hidup berdampingan hewan peliharaan lain terutama kucing. Jadi jika kita menyukai kucing, kita juga dapat memelihara anjing Pomeranian sekaligus. Mereka tidak akan bentrok. Yang perlu diingat adalah kita juga harus memperhatikan anjing minipom ini jauh dengan anjing lain yang berukuran besar.

Melatih anjing Pomeranian
Anjing Pomeranian tergolong anjing yang ramah dan dapat hidup berdampingan dengan manusia, oleh karena itu kita perlu melatihnya untuk buang air di tempat yang disediakan atau pada kamar mandi. Untuk melatih anjing buang air di tempat yang disediakan, kita biasa mengajakknya untuk keluar atau ke kamar mandi setelah beberapa saat makan agar anjing dapat membuang kotorannya.

Kita juga tidak perlu repot untuk mengajari beberapa hal kepada anjing ini, karena anjing mini pomeranian termasuk jenis anjing yang mudah untuk dilatih. Anjing Pomeranian sangat suka menjadi pusat perhatian terutama oleh majikannya. Oleh karena itu, mereka senang diajari gerakan-gerakan baru diselingi dengan memberi kudapan sebagai imbalannya, dengan waktu yang singkat anjing and sudah dapat melakukan gerakan yang kita ajarkan.

Anjing Rottweiler

Mengenal Anjing Rottweiler

Umumnya berwarna coklat tua dan hitam, anjing jenis Rottweiler sering ditakuti oleh banyak orang. Anjing ini memang termasuk sebagai salah satu anjing penjaga terbaik karena kecerdasan dan kesetiaan pada pemiliknya. Anjing Rottweiler memiliki tubuh tegap, besar dan berotot. Jadi, wajar jika anjing ini tidak hanya dijadikan teman tetapi juga dijadikan penjaga rumah dan keluarga. Ras Rottweilers memiliki karakter yang sangat protektif terhadap pemilik mereka, terutama ketika mereka merasa ada bahaya atau ancaman dari orang asing.

Sifat anjing Rottweiler yang selalu waspada memang sedikit menyulitkan bagi pemiliknya, sebab anjing asal Jerman ini lebih sulit beradaptasi dengan hewan lain atau bahkan orang asing yang belum mereka kenal. Jika memiliki beberapa hewan peliharaan selain Rottweiler, sebaiknya kenalkan Rottweilers pada hewan-hewan peliharaan lain. Tujuannya adalah untuk mencegah Rottweiler mengasingkan diri atau bahkan menggonggong pada hewan-hewan peliharaan yang lain.
Ras anjing Rottweiler

Rottweiler juga harus dikenalkan pada seluruh anggota keluarga agar anjing bertubuh besar ini mau patuh pada semua anggota keluarga pemiliknya. Saat sudah kenal dengan seseorang atau familiar dengan baunya, Rottweiler akan sangat loyal dan bersahabat. Bahkan, Rottweiler akan terus mengekor karena anjing ini memang selalu suka berada di dekat pemiliknya.

Hal unik dari ras Rottweiler adalah meskipun terlihat ganas, anjing ini justru sangat menyukai anak-anak. Rottweilers tak akan pernah melukai anak-anak, anjing yang satu ini malah bisa menjadi teman baik bagi anak-anak. Ini merupakan salah satu kelebihan dan keunikan anjing Rottweiler.
Fakta anjing Rottweiler, kelebihan, keunikan, keunggulan, karakter, sifat, makanan, dan perawatannya

Kemampuan fisik Rottweiler tak perlu diragukan lagi. Keunggulan anjing Rottweiler yang memiliki tubuh sangat kuat dan berperawakan besar membuatnya tampak gahar dan sangar. Tingginya bisa mencapai 69 sentimeter dengan berat badan mencapai 60 kilogram. Kesan menakutkan Rottweiler biasanya berasal dari bentuk kepalanya yang lebar disertai moncong yang panjang ke depan. Kebanyakan mata Rottweiler berwarna gelap meskipun ada beberapa Rottweiler yang memiliki mata biru dan coklat terang.

Warna bulunya juga sama dengan warna matanya, hitam gelap dengan sedikit warna coklat. Jenis anjing ras Rottweiler memiliki ciri-ciri bulu yang pendek sehingga tidak mudah rontok seperti jenis-jenis anjing yang berbulu panjang dan lebat. Perawatannya juga tidak sulit. Rottweiler hanya perlu disisir dengan rutin untuk menghindari bulu rontok berlebihan.
Anjing Rottweilers

Beberapa penyakit yang kerap menjangkiti anjing Rottweiler adalah hip dysplasia, kerusakan ACL, dan entropion dimana celah diantara kelopak mata menyempit. Namun, dengan perawatan dan pola makan yang baik dan bergizi, Rottweiler tentu akan jauh dari penyakit. Sebagai hewan karnivora, daging adalah makanan utama bagi Rottweiler. Makanan anjing Rottweiller yang paling sehat adalah daging segar. Rottweiler akan lebih lahap jika daging yang diberikan masih belum dimasak. Untuk mencegah Rottweiler sering sakit, akan lebih baik jika Rottweiler diberi makanan yang alami, bukan yang berjenis kalengan atau makanan kering.

Hindari memberi Rottweiler sayur atau buah-buahan karena mereka tidak suka. Hal itu justru dapat menurunkan nafsu makan si anjing. Sayuran, buah, serta biji-bijian dapat merusak pencernaan Rottweiler. Anjing hitam ini bakal memiliki masalah pencernaan dan buang gas jika diberi makanan yang tidak cocok. Selain daging segar, hati ayam dan sapi, jeroan lainnya, serta telur matang juga bisa menjadi pilihan lain sebagai menu makanan Rottweiler.

Sebagai jenis anjing penjaga, Rottweiler harus sering dilatih dan diajak berolahraga. Selama melatih Rottweiler, hindari memukul atau menggunakan nada marah saat mereka berbuat salah. Cara mendisiplinkan yang seperti itu akan membuat latihan makin sulit dan lama. Apalagi anjing Rottweiler bisa marah jika sering dipukul. Ketika marah, mereka tidak akan segan melukai karena merasa dirinya terancam. Jadi, cukup katakan ‘jangan’ atau ‘tidak boleh’ ketika melarang mereka melakukan sesuatu. Untuk olahraga, ajaklah Rottweiler jalan-jalan santai di akhir minggu agar mereka tidak selalu berada di dalam rumah. Kenalkan Rottweiler dengan daerah kompleks rumah dengan berjalan-jalan atau lari pagi. Selain itu, ajak Rottweiler main tangkap bola agar otot-otot di tubuhnya tidak kaku.